Ngarai Rakik, Apakah yang terjdi nantinya Menelan nyawa dan korban, Baru diperbaiki oleh PEMDA.

BERBAGI

 

FPIISUMBAR.COM, AGAM ~ Siang ini (Senin,09/08/21) Tim Investigasi Banuaminang.co.id mengelilingi Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Sungguh miris apa yang kami lihat dan temukan dilapangan. Melihat kondisi NGARAI RAKIK yang ada diJorong BALAI BAGAMBA, Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu ini. Jiwa humanisme tim investigasi berdetak kencang dan timbul tanda tanya besar, Apakah yang terjadi nantinya…??? Dan Apakah menelan nyawa dan korban, baru diperbaiki oleh PEMDA AGAM…???

Tim investigasi Banuaminang.co.id mewawancarai beberapa pengendara yang melintasi daerah darurat ini, kesemua pengendara yang kami cegat dan dimintai pendapatnya tentang kondisi jalan ini, kesemua pengendara ini menyatakan hal yang sama, yaitunya merasa was-was melewati jalan ini, apalagi berselisihan disini. Dikarenakan takut tebing ini akan longsor lagi, dan berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaikinya. Begitulah sepintas tanggapan dari pengendara dan masyarakat yang kami wawancarai.

Mengingat hal tersebut sangat vital, karena jalan adalah urat nadinya perekonomian masyarakat. Kami selaku tim investigasi Banuaminang.co.id mendatangi kepala Jorong Balai Bagamba yaitunya M. ADE SAHRIAL. Saudara Ade menyatakan, kejadian ini bermula ditahun 2020, tepatnya 26 April 2020, sekitar jam 14:45 wib, terjadi longsornya bahu jalan Ngarai Rakik ini, dan kita telah kedatangan tamu-tamu dari Pemda Agam dan DPRD Agam, untuk meninjau musibah ini, tapi sampai sekarang kondisinya masih seperti ini, ujarnya. Padahal sudah diprioritaskan di MUSREMBANG kecamatan, tutup Jorong yang berjiwa pendidik, organisasi dan ekonom ini. Karena beliau juga adalah pengurus BPPAN Kubang Putiah dan pemilik Karupuak Taleh ini.

Saat Tim investigasi menghubungi Wali Nagari Kubang Putiah yaitunya MAGDAVERA. Wali Nagari ini menyatakan bahwa benar dalam musrembang kecamatan, NGARAI RAKIK ini adalah prioritas pertama ditahun 2020, namun ditahun 2021 yang dieksekusi adalah Sajuta janjang di-Nagari Pakan Sinayan ujarnya, dan ditahun 2021 ini Ngarai Rakik ini telah masuk di Ranja PUPR Agam, mudahan ditahun 2022,dapat terlaksana, timpal nyiak wali ini.

Guna mencari fakta yang akurat, kami Tim investigasi menghubungi ketua Komisi III DPRD Agam, yaitunya ADERIA dari Partai Demokrat, yang mengantongi suara paling banyak di Dapil 5 Agam ini, yaitunya 3.769 suara.
Ibu dewan ini menyatakan bahwa selaku anggota dewan, beliau bersama anggota DPRD Agam dan OPD terkait, telah beberapa kali turun kelapangan melihat dan meninjau ngarai Rakik ini. Terkait belum diperbaikinya jalan ini, dikarenakan dana untuk memperbaikinya menelan dana yang cukup besar. menurut analisa dan kajian teknisnya NGARAI RAKIK ini harus dibuat jembatan. Karena ditahun 2021 dana diagam cukup kecil karena terpangkas oleh COVID C-19. Sehingga pembangunan jembatan ini akan dimasukkan di RKPD Tahun 2022, dan kita akan berusaha agar dimasukan ke RAPBD Agam, kita berharap dapat terealisasi ditahun 2022 nanti dan akan menekankan kepada PEMDA untuk dapat merealisasikannya ditahun berikut (2022), tutup ibu yang ramah ini.

Besar harapan masyarakat dan juga para pengguna jalan, yang melintasi jalan ini, agar PEMDA Agam dapat membangun jembatan ngarai rakik ini, demi kemaslahatan masyarakat dan penunjang perekonomian warga.

( fpii Bkt)