Dinkes Sulap Nopol plat merah mobil dinas menjadi Nopol plat Hitam jadi mobil pribadinya. LSM Penjara Kampar Angkat Bicara

BERBAGI

 

FPIISUMBAR.COM , KAMPAR – Diduga oknum pejabat Dinkes Kabupaten Kampar sulap nopol plat merah mobil dinas Pemkab Kampar jenis FORD Warna Hitam, menjadi nopol plat hitam menjadikan mobil pribadinya

Awak media dan Tim Investigasi dan monitoring Kinerja Aparatur Negara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarat – LSM – PENJARA Kabupaten Kampar Selasa (22/6/2021) Mobil yang diduga dikenderai mobil pentaris Kepala bidang P3K Dinkes Kabupaten Kampar tersebut tengah parkir di depan Telkom Jalan Panjaitan Bangkinang kota.

Informasi yang dirangkum oleh awak media, oknum PNS, ini sudah berulang kali melakukan tindakan merugikan negara Republik Indonesia dengan pelanggaran aturan yang sama, namun tidak ada tindakan / Teguran dari pejabat berwenang, dalam persoalan ini Sekda Kampar, Seolah-olah terkesan Membiarkan Oknum Dinas kesehatan melanggar aturan yang berlaku.

Bangkinang 12/7/2021 Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat – LSM – PENJARA Kabupaten Kampar, Muslim, diminta tanggapan dan komentarnya terkait tindakan pejabat tersebut. menegaskan, printah pihaknya anggota LSM penjara & wartawan untuk Komfirmasi / Bertanya di Satlantas Polres Kampar. di bagian Regident (registrasi – indentipikasi) Apakah boleh.? PNS Eselon lll mengganti Nopol plat merah menjadi Nopol plat hitam, kalau oknum dinkes tersebut melakukan Regident atau telah memiliki STNK pribadi itu baru benar, jika ada aturannya kami akan pertanyakan prosesnya. Tetapi jika ada pelanggaran, kita akan bawa keranah hukum, tegas Muslim.

Ditegaskan Muslim, tim Lembaga Swadaya Masyarakat – LSM – PENJARA Kabupaten Kampar, siap melaporkan siapa saja oknum ASN kabupaten kampar yang nakal, menyalagunakan fasilitas negara dan tindakan melawan hukum, baik pidana mau pun Perdata, tegasnya lagi.

Ia meminta Bupati dan Sekda Kampar harus tindak tegas oknum ASN yang tidak taat aturan. Seharusnya seluruh fasilitas negara, termasuk mobil dinas harus dipergunakan untuk keperluan dinas dengan baik, “tidak di benarkan mobil dinas plat nopol merah digunakan untuk Hura – hura keperluan keluarga. sifat nya, keperluan pribadi, tidak di benarkan mengganti warna Nopol plat merah mobil dinas seenaknya

Dimana dalam peraturan – aturan telah ditegaskan bahwa, Tanda Nomor Kendaraan (“TNKB”) untuk kendaraan bermotor dinas pemerintah memang berwarna merah. Jika ada yang merubah menjadi Nopol plat hitam, maka TNKB tersebut tidak sah. yang berhak merubah hanya lah pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sehingga orang tersebut dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)

Tindakan itu melanggar Pasal 68 ayat 1 dan ayat 4 dan Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan.
Pemerintah atau pimpinan Daerah perlu lebih memperhatikan
prilaku pejabat dinasnya agar tidak melakukan pemalsuan nopol plat mobil dinasnya atau mengganti nopol plat mobil dinas dengan nopol plat hitam nomor pribadi, karena sikap pejabat yang mengganti nopol plat mobil dinas menjadi mobil pribadinya
dapat merusak citra baik oknum pemerintah dari pandangan masyarakat. (Khairunan Domo)