Demi Tegakkan marwah Partai, DPD Partai Golkar Bukittinggi Tolak Dedi Candra Menjadi Ketua

BERBAGI

 

FPIISumbar.com Bukittinggi-
Polemik partai Golkar Kota Bukittinggi semakin memanas dengan Kehadiran ketua Baru hasil Musda Padang, yang menyatakan Dedi Candra. S.H, terpilih menjadi ketua Golkar Kota Bukittinggi , dengan alasan mengangap Musda kota Bukittinggi di Hotel Dimens ilegal karena tidak di hadiri oleh provinsi.

Di temui di kantor Partai Golkar Kota Bukittinggi, jln Sudirman, Kamasril selaku ketua Parta Golkar Bukittinggi menjelaskan kalau Musda yang di laksanakan di Dimens Hotel, itu Legal dan sah bahkan di hadiri oleh Provinsi, yang juga di hadiri oleh Khairunas, dan Yulman hadi, terang Kamasril.

Dan beberapa kader Partai Golkar Bukittinggi hingga saat ini menyatakan menolak Dedi Candra sebagai Ketua Golkar, karena sudah menyalahi Aturan AD/ART Partai Golkar, kader kader partai Golkar Bukittinggi menyatakan, Musda yang di laksanakan di Padang merupakan kegiatan yang di tunggangi

Kamasril juga mengatakan, Karena di dalam AD/ART sudah di atur utk pengangkatan ketua Partai Golkar harus menjadi pengurus partai terlebih dahulu selama 5 tahun berturut turut, kita sebagai kader harus mengikuti aturan, karena partai Golkar ini bukan lah partai keluarga, yang semau nya di utak atik pungkas Kamasril.

Kamasril bersama kader kader Partai Golkar lain akan melawan ketidak benaran ini, ke DPP seandai nya DPP tidak cepat tangap, sikap Kamasril dalam dalam hal ini hanya ingin menegakkan marwah partai Golkar pungkasnya.

Hingga saat ini di tiga kecamatan, setelah mendengar Dedi Candra menguasai partai Golkar Bukittinggi,  beberapa kader nya sudah banyak yang menyerahkan KTA nya, karena merasa kecewa dengan hasil Musda Padang tutup Kamasril.( FPII BUKITTTINGGI )